panas menyengat pori pori kulitku
mencoba membakar bulu bulu yang basah dengan keringat
menyusuri jalanan paragon yang memuai
anak anak sekolah berebut atap bus trans dipinggir pinggir trotoar
para pengendara motor menepi bersender tepi jalanan berpayung pohonan
kala lampu merah menyala ditengah sengatan mentari
aku tersenyum
kala seorang tukang becak duduk berteduh atap becaknya dari plastik
menepi di sebrang lampu merah
dengan senyuman cinta anak dan istrinya
mencabik nasi nasi dengan jemari nya
saling bergantian mengambil pada sebuah bungkusan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar